Bali — Program pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan tim BIM University bersama Kelompok Tani Sari Mekar, Desa Pengayaman, Kabupaten Buleleng, mendapat apresiasi positif dalam kegiatan monitoring dan evaluasi oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) melalui BIMA Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.
Program bertajuk “Pemberdayaan Berbasis Masyarakat – Perancangan Sistem E-Commerce dan Konten Digital Produk Kopi Organik Desa Pengayaman untuk Meningkatkan Produktivitas” tersebut berfokus pada pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat pemasaran produk kopi organik yang dikembangkan masyarakat.
Dalam monitoring tersebut, tim mendapatkan review dari Prof. Dr. Ir. Darmono, M.T., IPM., ASEAN Eng. Review diberikan terhadap perkembangan pelaksanaan program serta laporan kemajuan yang telah disusun oleh tim. Reviewer memberikan apresiasi atas progres kegiatan yang dinilai menunjukkan kesesuaian antara perencanaan, pelaksanaan, dan capaian program.
Ketua tim Yulianto Umar Rofi’i, S.E., M.M. menyampaikan bahwa monitoring menjadi momentum penting untuk memperoleh masukan terhadap pelaksanaan program sekaligus memastikan kegiatan tetap berada pada jalur capaian yang telah ditetapkan.
“Monitoring ini memberikan ruang bagi kami untuk mendapatkan evaluasi secara langsung terhadap progres program. Apresiasi yang diberikan reviewer menjadi motivasi bagi tim untuk mempertahankan capaian sekaligus melakukan penyempurnaan pada tahapan berikutnya,” ujarnya.
Anggota tim, Akmil Asril, S.S., M.M., menambahkan bahwa salah satu perhatian utama tim adalah memastikan inovasi digital yang dikembangkan benar-benar dapat dimanfaatkan oleh mitra.
“Yang paling penting bagi kami bukan hanya menghasilkan sistem, tetapi memastikan mitra mampu menggunakannya secara mandiri. Karena itu, pendampingan menjadi bagian yang terus kami perkuat, terutama dalam pengelolaan e-commerce dan pembuatan konten digital untuk mendukung pemasaran kopi organik,” jelas Akmil.
Program ini melibatkan Ni Luh Widi Rahayu, S.Kom., M.T. sebagai anggota tim dengan Kelompok Tani Sari Mekar sebagai mitra. Kelompok tani tersebut beralamat di Br. Dinas Amerta Sari, Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, Bali.
Melalui program tersebut, tim berupaya mengintegrasikan pemberdayaan masyarakat dengan pemanfaatan teknologi digital. Sistem e-commerce yang dirancang diharapkan dapat membuka akses pemasaran yang lebih luas, sementara konten digital dikembangkan untuk membantu memperkenalkan produk kopi organik kepada konsumen melalui berbagai kanal digital.
Apresiasi dalam monitoring tersebut menjadi bagian penting bagi tim untuk melanjutkan program dengan melakukan penyempurnaan berdasarkan hasil review. Pada tahap selanjutnya, tim akan memperkuat pendampingan kepada mitra agar hasil inovasi yang dikembangkan dapat diterapkan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi pengembangan usaha kopi organik masyarakat Desa Pengayaman.





Leave a Reply