
Denpasar, 14 Juli 2026 — Suasana penuh semangat mewarnai Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Bali Internasional Muhammadiyah (BIM University) dalam rangka BIM O-Week 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan Duta Besar Republik Indonesia untuk Kolombia, Drs. Tatang Budie Utama Razak, MBA, sebagai pembicara utama yang memberikan motivasi kepada mahasiswa baru untuk menjadi generasi inovatif, adaptif, dan berdaya saing internasional.
Di hadapan ratusan mahasiswa baru, Tatang Budie Utama Razak menegaskan bahwa memasuki perguruan tinggi merupakan titik awal pembentukan karakter dan kepemimpinan. Ia mengajak mahasiswa memandang masa kuliah bukan sekadar proses memperoleh ijazah, melainkan kesempatan membangun kompetensi yang mampu menjawab tantangan global.
“BIM University bukan hanya tempat belajar, tetapi tempat membentuk masa depan. Gelar yang kalian peroleh kelak adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada diri sendiri, keluarga, dan masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Tatang, dunia saat ini berkembang sangat cepat dengan perubahan teknologi, ekonomi, dan hubungan internasional yang semakin kompleks. Karena itu, mahasiswa perlu memiliki wawasan lintas budaya, kemampuan berkolaborasi, serta keberanian menciptakan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia mencontohkan bagaimana sejumlah negara mampu melakukan lompatan kemajuan melalui investasi pada kualitas sumber daya manusia. Indonesia, lanjutnya, memiliki peluang besar untuk menjadi negara maju apabila generasi mudanya mampu mengembangkan sikap disiplin, etos kerja, dan karakter yang kuat.
“Jangan pernah berhenti mengamati dunia. Belajar dari keberhasilan bangsa lain, tetapi tetap berpijak pada nilai-nilai Indonesia. Kemajuan dimulai dari perubahan sikap, perilaku, dan kemauan untuk terus belajar,” pesannya.

Selain mendorong prestasi akademik, Duta Besar RI untuk Kolombia juga mengajak mahasiswa aktif mengikuti organisasi, penelitian, pengabdian masyarakat, hingga program internasional yang disediakan kampus. Menurutnya, pengalaman di luar ruang kelas sering kali menjadi bekal penting dalam membentuk pemimpin masa depan.
Ia menutup sambutannya dengan pesan inspiratif yang mendapat tepuk tangan panjang dari peserta PKKMB.
“Pelaut yang hebat bukan dibentuk oleh laut yang tenang, tetapi oleh badai yang menantang. Jadikan setiap tantangan sebagai kesempatan untuk bertumbuh, berinovasi, dan memberi manfaat bagi dunia.”
Melalui penyelenggaraan BIM O-Week 2026, Universitas Bali Internasional Muhammadiyah terus memperkuat komitmennya menghadirkan pengalaman pembelajaran yang berorientasi global. Kehadiran tokoh diplomasi Indonesia tersebut menjadi inspirasi bagi mahasiswa baru untuk menyiapkan diri sebagai talenta muda yang unggul, berkarakter, dan siap berkontribusi di tingkat internasional.






Leave a Reply