UMS-BIM Gandeng Mill Bakery New Zealand Matangkan Buka MillSpace di 7 Kota Sekaligus

Komitmen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan BIM University dalam memperkuat kolaborasi internasional sekaligus mendorong pengembangan jejaring bisnis dan kewirausahaan kembali diwujudkan melalui kerja sama dengan Mill Bakery New Zealand. Dalam pertemuan yang berlangsung pada 29 Agustus hingga 2 September 2026, UMS bersama BIM University membahas pengembangan Mill Bakery di Indonesia yang direncanakan hadir melalui konsep…


Eko Purnomo Avatar

·

2–3 minutes


Komitmen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) dan BIM University dalam memperkuat kolaborasi internasional sekaligus mendorong pengembangan jejaring bisnis dan kewirausahaan kembali diwujudkan melalui kerja sama dengan Mill Bakery New Zealand. Dalam pertemuan yang berlangsung pada 29 Agustus hingga 2 September 2026, UMS bersama BIM University membahas pengembangan Mill Bakery di Indonesia yang direncanakan hadir melalui konsep MillSpace di tujuh kota, yakni Yogyakarta, Bandung, Solo, Denpasar, Bekasi, Medan, dan Surabaya.

Rangkaian pertemuan yang berlangsung di lingkungan UMS menjadi momentum penting untuk mematangkan berbagai aspek pengembangan MillSpace di Indonesia. Pembahasan tidak hanya mencakup rencana pembukaan gerai, tetapi juga strategi pengembangan model bisnis, kesiapan lokasi, legalitas merek, penyusunan perjanjian kerja sama, serta skema kolaborasi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Pertemuan utama berlangsung pada Minggu, 30 Agustus 2026, bertempat di Gedung Induk Siti Walidah dan Gedung Double Degree UMS. Dalam pertemuan tersebut, UMS, BIM University, dan Mill Bakery New Zealand membahas langkah-langkah konkret untuk merealisasikan pengembangan MillSpace di sejumlah kota strategis di Indonesia. Solo menjadi salah satu wilayah yang mendapat perhatian khusus karena kedekatannya dengan ekosistem UMS sekaligus potensinya sebagai lokasi pengembangan awal.

Rencana pengembangan MillSpace di tujuh kota tersebut menjadi bagian dari upaya membawa pengalaman dan model bisnis Mill Bakery New Zealand ke Indonesia melalui pendekatan kolaboratif. Yogyakarta, Bandung, Solo, Denpasar, Bekasi, Medan, dan Surabaya diproyeksikan menjadi wilayah pengembangan yang memiliki karakter pasar dan ekosistem usaha yang potensial untuk mendukung ekspansi MillSpace.

Kolaborasi UMS-BIM dengan Mill Bakery New Zealand ini bukan merupakan kerja sama yang dibangun secara tiba-tiba. Hubungan kedua pihak sebelumnya telah berkembang melalui program Pengabdian kepada Masyarakat Kemitraan Internasional (PKM-KI) yang berfokus pada penguatan kapasitas usaha diaspora Indonesia di Selandia Baru. Program tersebut mencakup penguatan digital marketing, content creation, serta pengembangan kapasitas usaha.

Dari kolaborasi tersebut, komunikasi dan kepercayaan antara kedua pihak terus berkembang. Hubungan yang pada awalnya berorientasi pada penguatan kapasitas dan pendampingan kemudian berkembang menuju peluang kerja sama yang lebih luas, termasuk membawa pengalaman, nilai, dan model bisnis Mill Bakery New Zealand untuk dikembangkan di Indonesia.

Pengembangan MillSpace juga membuka peluang bagi terbentuknya ekosistem kolaborasi yang melibatkan unsur pendidikan tinggi, dunia usaha, mahasiswa, alumni, serta masyarakat. Bagi UMS dan BIM University, kerja sama ini dapat menjadi ruang implementasi pengetahuan dan pengalaman kewirausahaan sekaligus memperkuat hubungan perguruan tinggi dengan mitra internasional.

Selain aspek bisnis, pengembangan MillSpace di tujuh kota diharapkan dapat menjadi wadah untuk memperluas pengalaman mahasiswa dalam bidang kewirausahaan, pemasaran digital, pengelolaan bisnis, content creation, hingga pengembangan merek. Dengan demikian, kolaborasi tidak berhenti pada pembukaan gerai, tetapi diarahkan menjadi bagian dari pengembangan ekosistem pembelajaran dan kewirausahaan yang melibatkan perguruan tinggi dan mitra industri.

Saat ini, UMS-BIM dan Mill Bakery New Zealand masih mematangkan berbagai aspek teknis sebelum memasuki tahap implementasi. Pembahasan mencakup kesiapan lokasi, legalitas, model kerja sama, strategi pengembangan merek, serta tahapan pembukaan MillSpace di masing-masing kota.

Dengan pengalaman kolaborasi yang telah terbangun sebelumnya, UMS-BIM dan Mill Bakery New Zealand optimistis pengembangan MillSpace dapat menjadi model kerja sama internasional yang memberikan manfaat lebih luas. Rencana ekspansi di Yogyakarta, Bandung, Solo, Denpasar, Bekasi, Medan, dan Surabaya sekaligus menjadi langkah awal untuk memperkenalkan konsep Mill Bakery New Zealand ke pasar Indonesia melalui kemitraan strategis dengan perguruan tinggi.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *