DENPASAR — BIM University terus memperkuat komitmennya sebagai perguruan tinggi yang unggul dalam riset dan inovasi melalui kegiatan Pendampingan Percepatan Pengembangan Riset dan Inovasi yang menghadirkan tiga profesor dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 24 Agustus 2026, di Kampus BIM University, Denpasar.
Tiga profesor UMS yang menjadi narasumber sekaligus pendamping dalam kegiatan tersebut adalah Prof. Supriyono, S.T., M.T., Ph.D., Prof. Ir. Sarjito, M.T., Ph.D., dan Prof. Ir. Waluyo Adi Siswanto, M.Sc., Ph.D. Ketiganya memberikan penguatan mengenai strategi pengembangan riset institusional, peningkatan kualitas publikasi ilmiah, serta akselerasi inovasi yang berorientasi pada hilirisasi hasil penelitian.
Kegiatan diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, dekan, ketua program studi, kepala unit penelitian, serta dosen dari berbagai disiplin ilmu. Pendampingan ini merupakan bagian dari kerja sama berkelanjutan antara BIM University dan UMS dalam membangun ekosistem akademik yang produktif dan berdaya saing global.
Rektor BIM University, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, menegaskan bahwa penguatan riset menjadi fondasi penting dalam transformasi perguruan tinggi menuju kampus inovatif.
“Kolaborasi dengan para profesor UMS merupakan langkah strategis untuk mempercepat kualitas penelitian di BIM University. Kami ingin setiap riset tidak berhenti pada publikasi, tetapi berkembang menjadi inovasi yang memberikan solusi bagi masyarakat dan dunia industri,” ungkap Prof. Harun.
Dalam sesi pendampingan, Prof. Supriyono memaparkan pentingnya penyusunan roadmap riset yang selaras dengan visi institusi dan kebutuhan nasional. Sementara itu, Prof. Sarjito menekankan strategi membangun kelompok riset yang kuat melalui kolaborasi multidisiplin dan jejaring internasional. Adapun Prof. Waluyo Adi Siswanto mengulas peluang hilirisasi hasil penelitian, penguatan hak kekayaan intelektual (HKI), hingga pengembangan inovasi yang memiliki nilai tambah ekonomi.
Diskusi berlangsung interaktif dengan membahas potensi unggulan setiap program studi di BIM University. Para dosen juga memperoleh pendampingan terkait penyusunan proposal hibah penelitian, peningkatan publikasi pada jurnal bereputasi, serta pengembangan produk inovasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah.
Melalui kegiatan ini, BIM University berharap mampu mempercepat lahirnya budaya riset yang kolaboratif, meningkatkan kualitas luaran akademik, serta memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang menghasilkan inovasi berkelanjutan bagi Indonesia.






Leave a Reply