Tim P2M UMS Paparkan Proposal Penguatan Literasi Digital Berbasis Website Mukazine di SMK Muhammadiyah Kartasura

Surakarta, 18 Juni 2026 — Tim Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah (P2M) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan pemaparan proposal program pengabdian masyarakat secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (18/6). Proposal yang dipresentasikan mengusung judul “Penguatan Literasi Digital Berbasis Website Mukazine di SMK Muhammadiyah Kartasura.” Tim P2M ini diketuai oleh Dr. Main Sufanti, M.Hum.,…


Eko Purnomo Avatar

·

3–4 minutes

Surakarta, 18 Juni 2026 — Tim Pengabdian Masyarakat Berbasis Pengembangan Persyarikatan Muhammadiyah (P2M) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan pemaparan proposal program pengabdian masyarakat secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (18/6). Proposal yang dipresentasikan mengusung judul “Penguatan Literasi Digital Berbasis Website Mukazine di SMK Muhammadiyah Kartasura.”

Tim P2M ini diketuai oleh Dr. Main Sufanti, M.Hum., dengan anggota Umi Fadlilah, S.T., M.Eng., Ph.D., Dini Restiyanti Pratiwi, S.Pd., M.Pd., Nuraini Fatimah, S.Pd., M.Pd., Eko Purnomo, S.Pd., M.Pd., Sinta Tri Noviana, S.Pd., Titan Sukma Nurserin, Nanda Dwi Setyaningrum, Ajeng Widiyastuti, Suci Kurniasari, Presillia Agustina, Muhammad Afrizal, Hasan Alvan Rifai, Muhammad Surya Fadlilah, Shandy Yusril Fadlullah, dan Dania Revalina Putri.

Kegiatan pemaparan proposal ini menghadirkan dua reviewer, yaitu Muhamad Toyib, S.Pd., M.Pd., dan Kusuma Estu Werdani, S.KM., M.Kes., yang memberikan berbagai masukan strategis guna menyempurnakan rancangan program pengabdian sebelum diimplementasikan kepada mitra.

Dalam sesi review, Kusuma Estu Werdani, S.KM., M.Kes., memberikan sejumlah catatan penting terkait teknis pelaksanaan program. Ia menyarankan agar tim menambahkan informasi mengenai durasi pada setiap tahapan kegiatan sehingga alur pelaksanaan dapat tergambar lebih jelas dan terukur. Selain itu, ia juga mendorong adanya kegiatan lomba yang disertai dengan pemberian hadiah sebagai bentuk apresiasi kepada peserta sekaligus untuk meningkatkan partisipasi siswa.

Ia juga menekankan pentingnya kejelasan mengenai frekuensi penerbitan website Mukazine yang direncanakan sebanyak dua kali dalam satu tahun. Menurutnya, aspek keberlanjutan program perlu dirancang dengan matang agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang. Selain itu, program ini juga perlu diintegrasikan dengan kegiatan ekstrakurikuler sekolah sehingga pengelolaan website dapat terus berjalan meskipun program pengabdian telah berakhir.

“Program ini sangat baik untuk mendukung literasi digital siswa. Namun, perlu diperjelas durasi setiap kegiatan, ditambahkan agenda lomba yang disertai penghargaan bagi peserta, serta dijelaskan target penerbitan Mukazine yang direncanakan dua kali dalam setahun. Akan lebih baik lagi jika program ini terintegrasi dengan kegiatan ekstrakurikuler sekolah agar keberlanjutannya lebih terjamin,” ujar Kusuma Estu Werdani.

Sementara itu, Muhamad Toyib, S.Pd., M.Pd., menyoroti pentingnya ketepatan sasaran program. Ia meminta tim untuk lebih merinci target peserta dan mitra yang akan dilibatkan sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh pihak yang membutuhkan.

Selain itu, Muhamad Toyib juga menekankan perlunya memperjelas peran mahasiswa dalam kegiatan pengabdian. Menurutnya, mahasiswa harus dilibatkan secara aktif dalam proses pendampingan dan pemberdayaan mitra sehingga keberadaan mereka memberikan kontribusi yang nyata terhadap keberhasilan program. Ia juga mengingatkan pentingnya menyiapkan strategi keberlanjutan pengelolaan website, termasuk terkait pembiayaan dan langganan hosting setelah program selesai dilaksanakan.

“Target peserta dan mitra perlu diperjelas agar program benar-benar tepat sasaran. Peran mahasiswa juga harus dirancang secara konkret sehingga mereka dapat memberikan dampak langsung kepada mitra. Selain itu, perlu dipikirkan sejak awal bagaimana keberlanjutan website ini, termasuk terkait pengelolaan dan biaya hosting setelah program berakhir,” ungkap Muhamad Toyib.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Ketua Tim P2M, Dr. Main Sufanti, M.Hum., menyampaikan apresiasi kepada para reviewer atas saran dan rekomendasi yang diberikan. Ia menegaskan bahwa seluruh masukan akan menjadi bahan evaluasi untuk penyempurnaan proposal sehingga program yang dijalankan dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi sekolah mitra.

“Kami mengucapkan terima kasih atas berbagai masukan yang sangat berharga dari para reviewer. Semua saran akan kami tindak lanjuti untuk menyempurnakan program ini agar lebih efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan. Kami juga memohon doa serta dukungan dari semua pihak agar program Penguatan Literasi Digital Berbasis Website Mukazine di SMK Muhammadiyah Kartasura dapat berjalan dengan lancar, memberikan manfaat yang luas bagi sekolah, serta menjadi bagian dari upaya penguatan literasi digital di lingkungan Muhammadiyah,” tutur Dr. Main Sufanti.

Melalui program Penguatan Literasi Digital Berbasis Website Mukazine di SMK Muhammadiyah Kartasura, tim P2M UMS berupaya mendukung peningkatan kompetensi literasi digital siswa sekaligus memperkuat budaya menulis, publikasi, dan pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan sekolah Muhammadiyah. Program ini diharapkan mampu menjadi model pengembangan media digital sekolah yang berkelanjutan serta mendorong lahirnya generasi muda yang kreatif, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi di era digital.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *