BIM University Bangun Kolaborasi Pendidikan Demi Generasi Adaptif di Era Teknologi

Universitas Bali Internasional Muhammadiyah terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi pendidikan melalui kegiatan bertema “Harmoni dan Literasi Digital: Kunci Membangun Generasi Masa Depan” yang digelar di Denpasar, Selasa (9/6). Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam membahas pentingnya literasi digital bagi generasi muda di tengah perkembangan…


Eko Purnomo Avatar

·

2–3 minutes

Universitas Bali Internasional Muhammadiyah terus memperkuat perannya dalam mendukung transformasi pendidikan melalui kegiatan bertema “Harmoni dan Literasi Digital: Kunci Membangun Generasi Masa Depan” yang digelar di Denpasar, Selasa (9/6). Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan guru Bimbingan dan Konseling (BK) dalam membahas pentingnya literasi digital bagi generasi muda di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.
Dalam kegiatan tersebut, Universitas Bali Internasional Muhammadiyah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Bali untuk menyatukan pandangan terkait strategi pendidikan yang relevan dengan kebutuhan abad ke-21. Fokus utama diskusi diarahkan pada upaya membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kecakapan digital, karakter kuat, dan kemampuan beradaptasi dengan perubahan zaman.

Rektor Universitas Bali Internasional Muhammadiyah, Prof. Harun Joko Prayitno, menyampaikan bahwa dunia pendidikan saat ini dituntut untuk bergerak lebih dinamis mengikuti perkembangan teknologi dan pola kehidupan generasi muda.

“Teknologi berkembang sangat cepat dan pendidikan harus hadir sebagai pengarah, bukan hanya penonton. Melalui kegiatan ini kami ingin membangun harmoni bersama seluruh elemen pendidikan agar generasi muda mampu memanfaatkan teknologi secara cerdas, sehat, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Menurutnya, literasi digital kini menjadi salah satu kompetensi penting yang harus dimiliki peserta didik agar mampu menghadapi tantangan global sekaligus menjaga nilai-nilai etika dan karakter di tengah derasnya arus informasi.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Provinsi Bali yang diwakili oleh I.G.A.A. Diah Pramesty. Ia menilai langkah BIM University sangat positif karena mampu mempertemukan berbagai pihak untuk bersama-sama membangun kesadaran mengenai pentingnya pendampingan siswa di era digital.

Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi memberikan banyak peluang, namun di sisi lain juga menghadirkan tantangan baru bagi remaja, mulai dari penyalahgunaan media sosial hingga persoalan kesehatan mental. Karena itu, peran guru BK dinilai sangat strategis dalam memberikan pendampingan yang tepat kepada siswa.

Acara yang dipandu Carnaval Rego Rio Sidabutar, S.Par., M.M. tersebut dimulai sejak pukul 09.30 WITA dan dihadiri puluhan guru BK dari berbagai sekolah di Bali. Beberapa sekolah yang hadir di antaranya SMK Saraswati 1 Denpasar, SMA CHIS, SMK PGRI 2 Badung, SMK Negeri 1 Denpasar, SMK Negeri 4 Denpasar, MA Tawakkal, SMK Negeri 3 Denpasar, SMA Negeri 5 Denpasar, SMA Muhammadiyah 1 Denpasar, SMA Negeri 2 Kuta Selatan, SMK Muhammadiyah Denpasar, SMA Kuta Pura, hingga SMA Negeri 2 Denpasar.

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti sesi diskusi dan berbagi pengalaman mengenai tantangan pendidikan saat ini. Para guru BK sepakat bahwa layanan bimbingan di sekolah perlu disesuaikan dengan perkembangan digital agar siswa tidak hanya siap menentukan masa depan kariernya, tetapi juga mampu menjaga etika, keamanan, dan kesehatan mental dalam penggunaan teknologi.

Sebagai penutup, peserta mengikuti sesi foto bersama dan campus tour untuk melihat langsung fasilitas pembelajaran modern milik Universitas Bali Internasional Muhammadiyah yang dirancang untuk mendukung proses pendidikan berbasis inovasi dan teknologi.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *