
DENPASAR – STKIP Muhammadiyah Pagar Alam melakukan studi banding ke Universitas Bali Internasional Muhammadiyah (BIM University) sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring dan kolaborasi antarperguruan tinggi Muhammadiyah. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk berbagi pengalaman sekaligus membuka peluang kerja sama dalam pengembangan pendidikan, penelitian, dan publikasi ilmiah.
Kunjungan tersebut disambut oleh jajaran pimpinan BIM University. Dalam pertemuan, kedua institusi membahas berbagai potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan, khususnya dalam bidang akademik dan penelitian. Pertukaran pengalaman mengenai pengelolaan perguruan tinggi juga menjadi bagian penting dalam kegiatan studi banding tersebut.
Rektor BIM University, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, menekankan pentingnya perguruan tinggi Muhammadiyah untuk terus bergerak secara cepat, adaptif, dan dilakukan secara bersama-sama. Menurutnya, sinergi antarperguruan tinggi Muhammadiyah menjadi salah satu kekuatan untuk mendorong kemajuan institusi.
“Universitas Muhammadiyah harus bergerak lebih cepat dan bersama-sama supaya bisa berkemajuan. BIM University dan UMS mengajak dosen STKIP Muhammadiyah Pagar Alam untuk berkolaborasi dalam penelitian dan juga publikasi bersama,” ujar Harun.
Menurutnya, kolaborasi tidak hanya menjadi sarana untuk memperluas jejaring akademik, tetapi juga dapat menghasilkan karya ilmiah yang memberikan kontribusi bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat. Kerja sama antarperguruan tinggi juga diharapkan dapat membuka lebih banyak ruang bagi dosen untuk mengembangkan kapasitas akademiknya.
Studi banding tersebut sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat semangat ta’awun dan sinergi dalam lingkungan perguruan tinggi Muhammadiyah. Melalui kerja sama yang lebih erat, perguruan tinggi di lingkungan Muhammadiyah diharapkan dapat saling mendukung dalam meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, publikasi, serta pengembangan sumber daya manusia.
Kunjungan STKIP Muhammadiyah Pagar Alam ke BIM University diharapkan tidak berhenti pada kegiatan studi banding, tetapi berlanjut dalam bentuk program kolaboratif yang konkret, khususnya penelitian bersama, publikasi ilmiah, dan kegiatan akademik lainnya.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem perguruan tinggi Muhammadiyah yang saling terhubung, berbagi sumber daya, dan tumbuh bersama dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi yang semakin dinamis.





Leave a Reply