BIM Perkuat Inovasi Produk melalui Pelatihan Design Canvas dan Design Maker 2026

Denpasar, 17 September 2026 — Universitas Bali Internasional Muhammadiyah (BIM) berpartisipasi dalam kegiatan Design Canvas dan Design Maker Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK) Kementerian Perindustrian, Kamis (17/9). Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka dengan fokus pada pengembangan produk berbasis kebutuhan pasar dan…


Eko Purnomo Avatar

·

1–2 minutes

Denpasar, 17 September 2026 — Universitas Bali Internasional Muhammadiyah (BIM) berpartisipasi dalam kegiatan Design Canvas dan Design Maker Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK) Kementerian Perindustrian, Kamis (17/9). Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka dengan fokus pada pengembangan produk berbasis kebutuhan pasar dan konsumen.

BIM diwakili oleh Qolbi Hanif Fadhlulloh, S.H., M.H. dan Siwimanganti, S.P., M.M. sebagai bentuk komitmen universitas dalam memperkuat kolaborasi antara dunia akademik dan industri kreatif, khususnya bagi pengembangan inovasi produk yang berdaya saing.

Dalam pemaparannya, narasumber menekankan bahwa proses pengembangan produk tidak seharusnya dimulai dari keinginan membuat barang, melainkan dari pemahaman yang mendalam terhadap pasar. Pelaku usaha perlu mengenali target konsumen, karakteristik pasar, potensi pertumbuhan, hingga daya beli agar produk yang dikembangkan memiliki peluang diterima secara berkelanjutan.

Materi juga menggarisbawahi pentingnya riset konsumen yang objektif melalui wawancara, observasi, dan pengujian. Informasi yang diperoleh harus digunakan untuk menemukan kebutuhan nyata pengguna, bukan sekadar membenarkan asumsi awal produsen. Dari proses tersebut lahir konsep product-market fit, yaitu kesesuaian antara produk yang dikembangkan dengan kebutuhan pasar yang sesungguhnya.

Selain aspek pasar, peserta memperoleh pembekalan mengenai penerjemahan kebutuhan konsumen ke dalam proses desain. Desain diposisikan sebagai alat pemecahan masalah melalui penyusunan mood board, eksplorasi bentuk, fungsi, material, warna, hingga karakter produk. Berbagai alternatif konsep kemudian diseleksi, diwujudkan dalam prototipe, dan diuji langsung kepada pengguna untuk memperoleh umpan balik sebelum memasuki tahap validasi pasar.

Kegiatan ini juga mendorong kolaborasi antara mahasiswa dan pelaku Industri Kecil Menengah (IKM). Pengalaman praktis pelaku usaha dipadukan dengan perspektif baru yang dimiliki mahasiswa dalam bidang desain, teknologi, dan analisis perilaku konsumen sehingga diharapkan mampu menghasilkan inovasi produk yang lebih relevan dan kompetitif.

Melalui keikutsertaan dalam Design Canvas dan Design Maker 2026, BIM terus memperkuat perannya sebagai perguruan tinggi yang mendukung pengembangan kewirausahaan, inovasi, serta hilirisasi ide kreatif menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *