Denpasar – BIM University terus mematangkan persiapan penyelenggaraan BIM Bali x Bali Future Lab yang akan digelar pada 9–10 Juli 2026 di Kampus BIM University, Denpasar. Rapat koordinasi yang berlangsung pada Kamis (2/7) menjadi langkah strategis untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan internasional tersebut berjalan optimal.
Rapat koordinasi dihadiri oleh Silvia Ratna Ariani selaku Chief Marketing Officer (CMO) dan Head Business Development iPaymu bersama tim, serta Akmil Asril, S.S., M.M. selaku Ketua Koordinator Acara bersama panitia dari BIM University. Pertemuan membahas kesiapan teknis, konsep acara, hingga koordinasi antarpihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan.
BIM Bali x Bali Future Lab merupakan kolaborasi antara BIM University dan iPaymu sebagai implementasi visi BIM University dalam mengembangkan pendidikan berbasis Information Technology Skills, Industry Skills, dan Entrepreneurship (IIE). Kegiatan ini dirancang sebagai wadah yang mempertemukan akademisi, pelaku industri, pemerintah, startup, serta masyarakat untuk mendorong lahirnya inovasi yang berdampak bagi pembangunan.
Mengusung tema “Tourism and Sustainability: Artificial Intelligence and the Future of Hospitality”, kegiatan akan menghadirkan empat agenda utama, yaitu Conference, Hackathon, Exhibition, dan Entertainment. Sesi konferensi akan menghadirkan pembicara dari dalam maupun luar negeri yang berasal dari kalangan akademisi, CEO dan founder perusahaan teknologi, praktisi industri digital, hingga pemerintah.
Ketua Koordinator Acara, Akmil Asril, S.S., M.M., mengatakan bahwa seluruh persiapan terus dimatangkan agar BIM Bali x Bali Future Lab mampu menjadi forum kolaborasi internasional yang memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan dan industri.
“Kami ingin menghadirkan sebuah forum yang tidak hanya mempertemukan para akademisi, tetapi juga industri, pemerintah, dan para inovator dalam satu ruang kolaborasi. Melalui BIM Bali x Bali Future Lab, kami berharap lahir berbagai gagasan, jejaring, dan solusi inovatif berbasis Artificial Intelligence yang dapat mendukung kemajuan pariwisata berkelanjutan di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor BIM University, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan ini sebagai bagian dari komitmen universitas dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan dunia industri. Kehadiran pembicara dari Selandia Baru, Jerman, dan Australia juga diharapkan semakin memperluas jejaring internasional BIM University.
Melalui persiapan yang terus dimatangkan, BIM Bali x Bali Future Lab diharapkan menjadi salah satu agenda internasional unggulan yang mampu mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk mengembangkan inovasi digital, memperkuat ekosistem startup, serta menghadirkan solusi berbasis Artificial Intelligence bagi masa depan sektor pariwisata dan pembangunan berkelanjutan. (Eko/Humas)








Leave a Reply